Register Confirmation

Already registered ?

No

REGISTER NEXT PROGRAM


Inovasi terjadi ketika seorang inovator mampu menemukan sebuah solusi untuk permasalahan yang dihadapi oleh konsumen.  Dengan kata lain seorang inovator mampu memahami masalah yang dihadapi pengguna, memunculkan solusi teknologi berbasis kepakaran dan konteks dimana solusi tersebut dapat diterapkan dan digunakan oleh pengguna. Untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan mengenali, memahami masalah dan konteks di sekitar permasalahan tersebut serta memunculkan solusi teknologi yang inovatif, Akselerasi Inovasi memperkenalkan program Ideation (nama baru dari program sebelumnya, i-STEP).  Program Ideation ditujukan untuk memfasilitasi mahasiswa pada tahap awal ini. 


Program ini memiliki durasi selama 1 semester. Mahasiswa mengikuti kurikulum terstruktur dan secara mandiri mempelajari materi dan mengerjakan tugas serta berinteraksi dengan peserta, mentor atau pihak lain. Di akhir program, mahasiswa diharapakan mampu menghasilkan MVP0 (Minimum Viable Product Awal) dan BMC0 (Business Model Canvas Awal)

Kurikulum Ideation secara umum terbagi menjadi 4 modul:

  • Modul 1 berisikan pengenalan terhadap pendekatan, metode dan alat yang akan digunakan selama program Ideation. 
  • Modul 2 berisikan materi dan praktek untuk memahami permasalahan pengguna yang ingin diselesaikan dan konteks di sekelilingnya.  Mahasiswa terjun ke lapangan dan didorong untuk berinteraksi dengan pengguna dengan melakukan observasi dan wawancara mendalam.  Mahasiswa diminta untuk melakukan refleksi terhadap apa yang ditemukan selama observasi lapan dan wawancara mendalam.  Hasil pembelajaran dari kunjungan ini seharusnya mampu mendorong mahasiswa untuk memperoleh akar masalah yang dihadapi pengguna dan berpikir karakteristik-karakteristik penting dalam permasalahan yang dihadapi pengguna. 
  • Modul 3, mahasiswa diminta untuk memunculkan ide tentang solusi yang tepat bagi masalah penting yang dihadapi pengguna.  Ide bisa dimunculkan dari inspirasi yang diperoleh dari pengalaman dan pengetahuan yang selama ini dibangun, dari inspirasi yang muncul dari pengetahuan yang telah dikembangkan oleh pihak lain, atau solusi yang sudah ada namun diterapkan pada konteks yang lain.  Oleh karenanya mahasiswa diminta untuk berbicara dan menggali lebih dalam pengetahuan, teknologi sebagai sumber solusi dari pakar atau pustaka yang telah ada.  Jangan sampai mahasiswa reinventing the wheel.
  • Modul 4, mahasiswa dilatih untuk merealisasikan konsep idenya dalam bentuk yang lebih detil, solusi/produk dengan fitur minimum yang layak (MVP 0) dan business modelnya (BMC 0).  MVP0 dan BMC 0 ini diharapkan realistis untuk dikembangkan lebih lanjut karena didasarkan pada pemahaman yang kuat terhadap permasalahan, pengguna, dan konteks di sekelilingnya serta aspek teknologi yang layak.

Kurikulum Program Ideation