Register Confirmation

Already registered ?

No

REGISTER NEXT PROGRAM

OUR PROJECT

Pembuatan Adsorben Menggunakan Keratin Bulu Itik
By dwi nurwijayanti Posted 09 Jan, 2017

ABOUT THE PROJECT

Produk dari limbah ternak unggas berupa bulu itik yang sering kali tidak dimanfaatkan secara optimal oleh pemilik rumah pemotongan hewan. Bulu itik mengandung protein kasar yang cukup tinggi yaitu 80-91% dari bahan kering, lemak kasar 7,79% dan serat kasar 0,88%. Bahan-bahan yang berserat keratin seperti bulu itik dapat mengadsorpsi ion logam berat dalam larutannya. Keratin bulu itik dimanfaatkan sebagai adsorben yang dapat menurunkan kadar logam berat pada limbah air asam tambang di Kalimantan Selatan. Karakteristik dari adsorben ini adalah terbuat dari bahan dasar berupa bulu itik, berbentuk serbuk halus, cara yang lebih efektif dan ramah lingkungan, dan harga relatif terjangkau.

1. Prospek pengembangan usaha

Adsorben merupakan keratin bulu itik yang dimodifikasi dengan penambahan metil alkohol (CH3OH) yang belum ada sebelumnya di Kalimantan Selatan dengan memanfaatkan bahan dasar dari limbah bulu itik. Adsorben in harganya relatif terjangkau dibandingkan dengan yang lainnya. Sesuatu yang baru itu biasanya lebih banyak diminati oleh konsumen dan belum ada pesaing beratnya dipasaran karena “ADSORBEN KERATIN BULU ITIK” ini yang pertama di Kalimantan Selatan.

2. Target Penjualan

Distribusi hasil produksi kepada para konsumen dilakukan secara langsung di tempat usaha, maupun secara tak langsung, yaitu dengan menawarkan kerja sama dengan berbagai perusahaan batubara di Kalimantan Selatan.

3. Strategi Pemasaran

a. Tingkat Persaingan

Adsorben keratin bulu itik ini berbahan dasar limbah bulu itik belum ada sebelumnya di Kalimantan Selatan. Oleh karena itu, untuk jenis produk ini belum ada pesaing berat. Sebagai wirausahawan, keadaan ini dapat digunakan sebagai peluang yang bisa mendatangkan keuntungan karena memiliki potensi besar untuk lebih memperkenalkan dan memasarkan jenis adsorben inovasi baru kepada masyarakat luas.

b. Harga Jual

Harga yang diberikan kepada konsumen yaitu sebesar Rp. 150.000/kg. Jika dibandingkan harga jual adsorben di pasaran yang berkisar Rp. 230.000/kg, harga jual adsorben dari proses ini lebih murah dengan selisih Rp. 80.000/kg. Maka adsorben keratin bulu itik juga memiliki nilai jual dan layak dipertimbangkan, mengingat bahan baku adsorben bulu itik terbuang secara percuma.


PROJECT INTEREST

Keunggulan dan daya tarik dari proyek ini adalah efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan karena adsorben ini digunakan dari limbah bulu itik yang banyak sekali terdapat di Kalimantan Selatan sehingga dengan memanfaatkan keratin bulu itik ini sebagai adsorben dapat meminimalisir dampak negatif disekitar lingkungan rumah pemotongan hewan akibat dari limbah bulu itik tersebut. Selain itu, adsorben dari keratin bulu itik ini sangatlah jarang dijumpai dipasaran sehingga untuk jenis produk ini belum ada pesaing berat. Hal ini dapat dimanfaatkan sebagai peluang yang bisa mendatangkan keuntungan karena memiliki potensi besar untuk lebih memperkenalkan dan memasarkan jenis adsorben inovasi baru kepada masyarakat luas.


OUR TEAM

Peran Dwi Nurwijayanti sebagai ketua yaitu mengkoordinir anggota kelompok, bertanggung jawab terhadap pembuatan proposal Ideation Award 2016, dan bertanggung jawab atas seluruh proyek yang dikerjakan.

Peran Niki Nur'Afnita sebagai anggota yaitu bertanggung jawab atas ketua kelompok dan membantu pelaksanaan pembuatan proposal serta proyek Ideation Award 2016.


OUR WISH

Harapannya kepada pihak mentor yaitu dapat membimbing kami dan membantu memecahkan masalah dalam melaksanakan ide yang kami ajukan nanti.


CHALLENGE OF THE PROJECT

Resiko dan tantangan yang saya hadapi yaitu kurangnya kapasitas adsorpsi oleh adsorben terhadap logam berat Fe pada limbah air asam tambang.