Register Confirmation

Already registered ?

No

REGISTER NEXT PROGRAM

OUR PROJECT

Minuman Emulsi: Elavit-A
By Opal Priya Wening Posted 19 Jan, 2017

ABOUT THE PROJECT

Pengerjaan dalam proyek ini melalui observasi dari pihak anak dan orang tua terkhusus ibu-ibu yang memiliki anak usia 5-12 tahun, terdapat tiga aspek penting yang menjadi permasalahan ini, pertama yaitu kegiatan anak yang selalu aktif dalam menjalani aktivitasnya mengakibatkan kekebalan tubuh berkurang (immunitas) sehingga pertahanan tubuh (atibodi) terhadap patogen dari luar akan melemah dan kemudahan terserang penyakit. Kedua yaitu anak yang tidak mau makan makanan sehat dikarenakan rasanya yang kurang enak dan selera di lidah, sehingga cenderung untuk memilih makanan yang tinggi bahan penyedap (bahan kimia), hal ini mengakibatkan kurangnya asupan gizi yang didapatkan dari tubuh anak. Ketiga, moderenisasi menyebabkan ibu atau wanita karir akan cenderung mengedepankan pekerjaan dibandingkan mengurus anak mereka, sehingga kesibukan diri menyebabkan kurangnya perhatian asupan gizi untuk anak.


PROJECT INTEREST

Keunggulan produk ini adalah kosumsi dalam 1 sendok makan (15 ml) mampu mencukupi 100% kebutuhan vitamin A, EPA dan DHA yang cenderung pembentukannya (metabolisme) lambat di dalam tubuh. Kemudian dari bahan baku yang  lebih ekonomis dan kompetitif, tidak berbau amis, anti alergi dan disukai anak-anak.


OUR TEAM

Pelaksanaan proyek ini dilakukan oleh delapan orang yaitu Opal Priya Wening, Siti Rahmi Putri N, Rizky Ilmiana, Ibnu Hajar, Safriyana, Fina Rohmatul U, Agung Miftahudin dan Liana Fauzia yang terbentuk dari Mata Kuliah Valuasi dan Komersialisasi Teknologi, Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor


OUR WISH

Harapan dari pihak eksternal bahwa produk ini perlu dilakukan pengkajan ulang secara review keseluruhan dalam menentukan kelayakan dalam melaksanakan komersialisasi dan apakah telah menjawab permasalahan dari kegiatan/observasi lapangan yang dilakukan.


CHALLENGE OF THE PROJECT

Resiko dan tantangan dalam mewujudkan produk ini adalah bagaimana masyarakat mampu menerima produk ini dengan asumsi bahwa tidak sekali pakai dengan alasan ingin mengetahui, namun menjadi produk yang memang benar-benar dicari serta dibutuhkan oleh seleuruh ibu-ibu atau anak-anak dikarenakan kebutuhan.


VIDEO