Buen, Eksplorasi Alam dan Budaya Kalimantan Timur

Aktor Rio Dewanto menjadi produser dari sebuah film drama, tepatnya drama road show berjudul Buen.

AKSELERASI.ID – Proses syuting Buen banyak dilakukan di Kalimantan Timur. Film yang diproduseri oleh Rio Dewanto, Agus Sitorus, serta –produser eksekutif– Imelda Budiman ini mengekplorasi alam Benua Etam; dari Kota Balikpapan sampai sungai Mahakam.

Buen yang disutradarai Andibachtiar Yusuf mengangkat cerita perjalanan dua saudara bernama Mesala –Khiva Iskak– dan Judah yang mencari kedua orang tuanya. Selain eksplorasi alam, Buen ini akan mengangkat budaya Kalimantan Timur khususnya suku Dayak.

Imelda Budiman selaku produser eksekutif sekaligus pemeran Ratih –kekasih Mesala– dalam film ini menceritakan kesulitan syuting di tengah hutan. Menurutnya jarak yang harus ditempuh cukup jauh yakni total memakan waktu kurang lebih 19 jam dari Kota Balikpapan menuju Mahakam Hulu. “Menuju lokasi itu sangat jauh, lewat jalur darat pakai bus besar 15 jam disambung dengan jalur sungai pakai speedboat 4 jam,” ucap Imelda.

Imelda menambahkan, usai melakukan perjalanan jauh, ternyata lokasi syuting juga berada di hutan karet dan kelapa sawit. Ditambah syuting dilakukan saat malam hari, menambah sulitnya pengambilan gambar untuk film Buen ini. “Untungnya tim krunya kompak, para pemain juga menyenangkan membuat suasana syuting mengasyikkan. Jadi meski berada di tengah hutan nggak masalah,” kata Imelda.

Buen sendiri selain akan tayang secara nasional juga akan diputar juga di Malaysia. Selain itu, film ini diikutsertakan di berbagai festival internasional seperti Berlinale dan Toronto Film Festival. Sekadar diketahui, selain Imelda, pemain yang beraksi dalam film ini adalah Rio Dewanto, Khiva Iskak, Albert Halim, Dayu Wijanto, Mochil, dan Rukman Rusadi. (*)