Baca Juga

spot_img

Di Kukar, Eli Hartarti Rasyid Sampaikan 4 Pilar Kebangsaan

AKSELERASI – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur, Ely Hartati Rasyid, menguraikan pentingnya 4 pilar kebangsaan dalam kehidupan keseharian. Materi itu sendiri terhimpun dalam Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Kelurahan Panji, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu 11 Februari 2023.

Mereka yang hadir dalam Sosbang ini merupakan warga dari Kelurahan Kampung baru, Kelurahan Sukarame, dan masyarakat umum lainnya. Hadir sebagai narasumber yakni Erwinsyah, dosen di kampus Unikarta, dan Abdul Kadir Al Hasni.

Menurut Ely Hartati Rasyid, Sosbang ini penting dilaksanakan. Apalagi mayoritas peserta yang hadir adalah para ibu. Sehingga pemahaman tentang kebangsaan dapat ditanamkan untuk putra-putri, terlebih untuk dirinya sendiri.

Ely Hartati Rasyid menjelaskan, 4 pilar kebangsaan yang dimaksud adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika. Ia menyebut, keempat konsensus kebangsaan itu wajib dikenalkan kepada generasi penerus bangsa.

“Sosbang ini akan meluruskan ideologi apa yang menjadi dasar didirikannya Indonesia,” katanya. “Makanya setiap sosialisasi kebangsaan selalu diawali dengan lagu Indonesia Raya. Karena kami enggak mau, enggak rela, dan enggak ikhlas kalau apa yang telah diletakkan oleh para pendahulu tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika tercerai berai,” sambung Ely Hartati Rasyid.

Ely menegaskan, Sosbang merupakan cara legislatif menyuarakan rasa cinta Tanah Air kepada masyarakat. Salah satunya dengan memahami Pancasila sebagai landasan hidup Warga Negara Indonesia. “Dalam setiap butir Pancasila adalah cerminan kita sebagai bangsa Indonesia. Harus bersatu, saling menghargai, tidak boleh bercerai-berai, saling gotong-royong. Kita jauh dari hal-hal yang mencederai tentang Pancasila,” paparnya.

Melalui Pancasila juga, Ely Hartati Rasyid ingin generasi muda dapat konsisten melakukan kegiatan-kegiatan positif. “Pesan saya untuk generasi muda, jauhi narkoba, jauhi pergaulan bebas, jauhi kenakalan remaja serta jauhi hal-hal yang dapat merusak pancasila,” tutupnya. (adv)

spot_img

Yuk Baca Juga

spot_img

Berita Terkait