
AKSELERASI, KUTIM – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Ii Sumirat, mengungkapkan beberapa agenda penting yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, bertepatan dengan peringatan Hari Perkebunan Nasional.
Menurut Ii Sumirat, kegiatan terdekat Disbun adalah peringatan Hari Perkebunan yang jatuh pada 12 Desember. Acara tersebut rencananya akan dimeriahkan dengan pameran yang bersifat lokal.
“Hari Perkebunan tanggal 12 Desember. Mungkin juga kita melihat anggaran yang ada, nanti sebagaimana besarnya kita lihat di situ lah,” ujar Ii Sumirat, mengindikasikan bahwa skala acara akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.
Selain pameran, Disbun juga memiliki rencana untuk mengadakan penanaman kakao serentak. Penanaman massal ini merupakan bagian dari upaya Disbun untuk fokus pada komoditas non-sawit.
“Saya juga punya rencana untuk penanaman kakao serentak, tapi masih menunggu waktunya ini,” tambahnya. Rencana awal kegiatan penanaman serentak ini ditargetkan pada akhir November atau paling lambat awal Desember.
Ii menegaskan tujuan dari kegiatan ini yakni tentunya promosi dan edukasi. Penyelenggaraan pameran ini memiliki tujuan strategis yang penting bagi pengembangan sektor perkebunan di Kutim.
“Pameran ini diharapkan menjadi wadah untuk memamerkan dan mempromosikan hasil-hasil unggulan komoditas perkebunan Kutim, terutama produk hilir dari Kakao dan Aren, yang sedang gencar dikembangkan,” tegasnya.
Selain itu tentunya memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat umum serta para petani mengenai inovasi terbaru, teknik budidaya yang lebih efisien, dan potensi pasar dari berbagai komoditas perkebunan. Kemudian menjadi sarana bertemunya petani, pelaku UMKM, dan calon pembeli atau investor, sehingga dapat terbentuk jejaring bisnis yang mendukung peningkatan nilai jual produk lokal.
II menegaskan Hari Perkebunan juga menjadi waktu yang tepat bagi Disbun untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap capaian program sepanjang tahun, sekaligus menyusun strategi kerja yang lebih terfokus untuk tahun berikutnya.
“Kegiatan pameran lokal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mendorong semangat para petani dan pelaku usaha perkebunan di Kutim,” tutupnya.(Adv)