Home BERITA KALTIM Disdikbud Bontang Nilai Munaqosah Jadi Model Pendidikan Transparan

Disdikbud Bontang Nilai Munaqosah Jadi Model Pendidikan Transparan

0
Kepala Disdikbud Bontang Abdu Safa Muha. (FOTO: Red/Akselerasi)

AKSELERASI, Bontang – Pelaksanaan munaqosah Alquran di Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu (IT) Yayasan Bina Islam (Yabis) mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang. Kegiatan yang diikuti 230 siswa ini dinilai sebagai model pendidikan transparan. Uji publik ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Seperti diketahui, kegiatan berlangsung Sabtu (11/4/2026) di Hotel Grand Mutiara. Di sana, para siswa menunjukkan kemampuan membaca dan menghafal Alquran. Orang tua turut menyaksikan langsung proses tersebut.

Kepala Disdikbud Bontang, Abdul Safa Muha, memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Dia menilai konsep uji publik sangat relevan.

“Kegiatan seperti ini memperlihatkan kualitas pendidikan secara terbuka,” katanya, Sabtu (11/4/2026).

Menurut Abdul Safa Muha, transparansi menjadi aspek penting dalam pendidikan. Masyarakat perlu mengetahui capaian pembelajaran siswa. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan publik.

Dirinya juga menilai munaqosah sebagai bentuk evaluasi nyata. Tidak hanya berbasis teori, tetapi juga praktik langsung. “Ini menjadi nilai tambah dalam proses belajar,” ujarnya.

Abdul Safa Muha menambahkan bahwa pendidikan Al-Qur’an perlu terus diperkuat. Pembelajaran harus dilakukan secara sistematis. Dengan demikian, hasilnya dapat terukur.

Keterlibatan orang tua juga menjadi poin penting. Mereka dapat memantau perkembangan anak secara langsung. Hal ini memperkuat hubungan antara keluarga dan pendidikan.

“Kolaborasi antara sekolah dan orang tua menjadi kunci keberhasilan pembinaan siswa,” ucapnya.

Disdikbud Kota Bontang berharap konsep ini bisa diterapkan lebih luas. Sekolah lain diharapkan dapat mengadopsi pendekatan serupa. Tujuannya untuk meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh. (adv/red)

Exit mobile version