Home DISPORA KALTIM Kaltim Dianggap Pesaing dari Luar Pulau Jawa

Kaltim Dianggap Pesaing dari Luar Pulau Jawa

0

AKSELERASI – Capaian maksimal atlet Benua Etam di Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON) cukup membuat was-was kontingen dari Pulau Jawa. Pasalnya, Kalimantan Timur (Kaltim) sukses bertengger di peringkat 4

Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Pusat Bidang Organisasi, Sudarmo, bahkan mengatakan kemampuan atlet Kaltim memang setara dengan atlet di Pulau Jawa. Pasalnya, atlet dari Kaltim juga mampu berkontribusi di ajang internasional saat membela tim Merah Putih.

“Di SEA Games Kamboja lalu Kaltim menyumbangkan 8 medali emas, 4 medali perak, dan 5 medali perunggu. Ini prestasi yang luar biasa,” katanya. “Kaltim tidak pernah absen memberikan kontribusi pada negara dan bangsa Indonesia,” sambung Sudarmo.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Agus Hari Kesuma menyatakan, sejak menjadi tuan rumah PON XVII/2008 lalu, prestasi Kaltim terus berjaya. Menurutnya, Kaltim memang disegani dari daerah di luar Pulau Jawa.

“Rangking Kaltim di Pulau Jawa kalah. Tapi kalau di luar Pulau Jawa tidak ada yang bisa tandingi. Biar jumlah penduduknya sedikit, Kaltim hebat. Produktivitasnya tinggi dalam bidang apa saja,” ucapnya.

Kendati kalah peringkat dari Bali pada PON XX/2021 Papua lalu, Agus Hari Kesuma optimis pada 2024 mendatang Kaltim dapat kembali meraih kejayaan. “Artinya di PON 2024 di Aceh-Sumut (Sumatera Utara, Red.) nanti kita pasti akan berjaya lagi di luar Pulau Jawa,” tandasnya. (adv)

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional (KONI) Kaltim Rusdiansyah Aras menyatakan persiapan kontingen Benua Etam dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 rencananya akan dimulai Maret tahun depan, yakni proses Pemusatan Latihan Daerah (puslatda) selama 6 bulan.

Rusdiansyah Aras menerangkan, atlet yang ikut Puslatda adalah yang lolos zona medali di Babak Kualifikasi (BK) PON. Sementara yang lolos kategori non medali, masih dipertimbangkan. Menurutnya, penilaian terkait anggaran yang dimiliki KONI Kaltim. “Paling tidak (peringkat) 4 atau 5. Tapi itu nanti kami pertimbangkan. Kalau anggaran cukup kenapa tidak? Tapi kami prioritaskan yang medali dulu,” bebernya. (adv)

Exit mobile version