Home BPBD KALTIM Sekolah Aman Bencana, Upaya Lindungi Anak-anak dan Masyarakat

Sekolah Aman Bencana, Upaya Lindungi Anak-anak dan Masyarakat

0

AKSELERASI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur (Kaltim) melaksanakan sosialisasi satuan pendidikan aman bencana. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak dan warga sekolah, tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kaltim, Tresna Rosano, mengatakan bahwa sekolah aman adalah sekolah yang menerapkan standar sarana dan prasarana serta budaya yang mampu melindungi warga sekolah dan lingkungan di sekitarnya dari bahaya bencana.

“Jadi yang saya ungkapkan memang bukan sekolah saja tetapi kita upayakan untuk aman dari bencana untuk wilayah sekitarnya juga, termasuk masyarakat,” terang Tresna.

Tresna mengatakan bahwa sosialisasi ini penting dilakukan karena Kalimantan Timur merupakan wilayah yang rawan bencana. Bencana yang sering terjadi di Kaltim antara lain banjir, longsor, gempa bumi, dan kebakaran hutan dan lahan.

“Terkadang kalau terjadi suatu bencana seperti banjir, masyarakat kerap mengungsi ke sekolah karena relatif lebih aman sehingga menyebabkan sekolah libur,” jelasnya.

Tresna menambahkan bahwa sosialisasi ini juga dilakukan untuk memberikan penguatan kepada anak didik maupun sekolahnya. Anak-anak perlu diajarkan tentang bahaya bencana dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menghadapinya.

“Tujuan sekolah aman tersebut adalah untuk memberikan perlindungan, keselamatan bagi anak-anak dan warga sekolah dari ancaman bencana sehingga mereka bisa belajar dengan nyaman dan meraih prestasi,” kata Tresna.

Dalam sosialisasi ini, BPBD Kaltim memberikan materi tentang berbagai macam bencana, cara-cara mitigasi bencana, dan cara-cara evakuasi saat terjadi bencana. Selain itu, BPBD Kaltim juga memberikan bantuan berupa peralatan dan perlengkapan untuk kesiapsiagaan bencana.

Tresna berharap agar sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Dengan demikian, diharapkan jumlah korban jiwa dan kerugian materi akibat bencana dapat diminimalisir. (ags/adv)

Exit mobile version