Home DINKES KALTIM Air Kolam Bekas Tambang Tak Bisa Langsung Dikonsumsi

Air Kolam Bekas Tambang Tak Bisa Langsung Dikonsumsi

0
Kepala Dinkes Kaltim, dr Jaya Mualimin. (FOTO: Yudhi)

AKSELERASI – Air yang terdapat di kolam bekas tambang ternyata tak bisa langsung dikonsumsi. Air tersebut harus diolah terlebih dahulu sebelum digunakan sebagai bahan baku air bersih oleh masyarakat.

“Air bekas tambang tidak boleh langsung dikonsumsi tanpa diolah terlebih dahulu, karena bisa mengandung zat-zat yang membahayakan kesehatan. Seperti ecoli, besi, atau timbal,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, dr Jaya Mualimin.

Dia mengatakan, jika masyarakat sudah menguji dan memproses air bekas tambang menjadi air baku yang sesuai dengan kriteria air sehat, maka hal tersebut tidak ada masalah. “Karena ada kriterianya. Sesuai dengan standar air minum atau layak dikonsumsi,” ujarnya.

Namun, dr Jaya Mualimin mengaku belum mendengar adanya penggunaan air bekas tambang oleh masyarakat. Namun dia menegaskan bahwa Dinkes Kaltim akan melakukan pemeriksaan terhadap kualitas air tersebut. “Laporan dari staf saya, belum saya cek sudah sampai mana. Sama seperti kegiatan rutinitas mengecek air, kalau tidak sesuai ya kita stop,” paparnya.

Dr Jaya Mualimin mengimbau, masyarakat bisa memanfaatkan air yang ada. Tapi harus diolah. Apa pun sumbernya, air bersih harus diolah dengan maksimal sehingga tidak memberikan dampak penyakit bagi masyarakat.

“Begitu sudah diolah jadi air baku yang sehat, ecolinya harus sekian. Kemudian tidak mengandung besi atau timbal. Lalu hanya beberapa indikator yang tidak boleh ada, sehingga bisa dikonsumsi,” ulasnya.

Disamping itu dr Jaya Mualimin mengimbau masyarakat untuk bijak dalam memanfaatkan sumber daya air yang ada. Terutama di musim kemarau ini. “Saya juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan lingkungan agar terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh lingkungan tidak sehat. Sekarang musim kemarau terjadi kekeringan, patut diwaspadai munculnya berbagai penyakit,” tutupnya. (dhi/adv)

Exit mobile version