Home DINKES KALTIM Dinkes Kaltim Optimis Turunkan Angka DBD, Ini Upayanya

Dinkes Kaltim Optimis Turunkan Angka DBD, Ini Upayanya

0

AKSELERASI – Kasus dan kematian akibat Demam Berdarah Dengue atau DBD diprediksi akan menurun di Kalimantan Timur. Keyakinan ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, dr Jaya Mualimin, setelah pihaknya melakukan berbagai upaya bersama pemerintah daerah tingkat kabupaten dan kota serta masyarakat.

Kata dr Jaya Mualimin, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memiliki kebijakan terkait eliminasi atau percepatan penurunan angka DBD.

“Alhamdulillah semua daerah di Kaltim sudah memiliki kebijakan tentang hal ini. Kegiatannya sesuai dengan regulasi meliputi pengendalian vektor, penataan lingkungan, dan manajemen kasus seandainya ada anak yang terinfeksi,” katanya.

Dia mengakui, angka DBD Kaltim memang masih tinggi. Yakni dengan incident rate (angka kejadian) DBD di Kaltim adalah 85,2 per 100.000 penduduk dan Case Fatality Rate (angka kematian) mencapai 0,48 persen.

Lalu, CFR atau angka kematian kasus DBD di Kaltim mencapai 0,42 persen. “Tapi kami juga berhasil menurunkan angka kematian menjadi 50 persen sampai September kemarin,” ujarnya.

Dinkes Kaltim, urai dr Jaya Mualimin, mendorong masyarakat untuk melakukan penataan lingkungan dengan menerapkan 3M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Selain itu, gotong royong juga penting dilakukan untuk membersihkan selokan, lingkungan, dan sampah, agar tidak menjadi habitat nyamuk.

“Ada upaya fogging untuk membunuh nyamuk dewasa dan menggunakan abate untuk mengendalikan jentik nyamuk. Namun, fogging tidak disarankan karena bisa berbahaya bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan,” bebernya.

“Sebaiknya menjaga pola lingkungan bersih dan sehat adalah pencegahan terbaik,” sambung dr Jaya Mualimin. (ags/adv)

Exit mobile version