AKSELERASI, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menekankan pentingnya penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai upaya memperkuat fondasi pendidikan sejak dini.
Pengawas Sekolah Disdikbud Kota Bontang, Sumarmi, mengatakan pendekatan deep learning sangat penting diterapkan dalam pendidikan anak usia dini karena PAUD merupakan fondasi utama dalam proses pendidikan.
Ia mengibaratkan PAUD seperti pondasi dalam sebuah bangunan yang harus dibuat kokoh agar mampu menopang proses pendidikan pada jenjang berikutnya.
“PAUD itu ibarat fondasi bangunan yang berada di bagian bawah. Karena menjadi penopang seluruh bagian di atasnya, maka harus benar-benar kuat agar pendidikan pada jenjang selanjutnya bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.
Menurut Sumarmi, kualitas pembelajaran di PAUD akan sangat menentukan kesiapan anak. Terutama ketika memasuki tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Ia menilai metode pembelajaran yang terlalu menekankan kegiatan membaca, menulis, dan berhitung secara berulang dapat membuat anak cepat merasa bosan dalam belajar.
Sebaliknya, pembelajaran yang dirancang secara menyenangkan, bermakna, dan berkesadaran akan mendorong rasa ingin tahu anak serta memotivasi mereka untuk terus belajar.
“Pembelajaran yang menyenangkan bukan berarti anak hanya bermain atau tertawa, tetapi bagaimana anak memiliki keinginan untuk belajar, bertanya, dan terus mencoba berbagai aktivitas yang menstimulasi perkembangannya,” ujarnya.
Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya menarik, tetapi juga mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak.
Ia berharap pendekatan deep learning dapat terus diterapkan oleh para guru PAUD sehingga kualitas pendidikan anak usia dini di Kota Bontang semakin meningkat.
Dengan demikian, anak-anak yang menempuh pendidikan di PAUD diharapkan memiliki kesiapan belajar yang lebih baik ketika melanjutkan ke jenjang pendidikan dasar.
Sumarmi menambahkan, perhatian terhadap pendidikan anak usia dini harus terus diperkuat karena dari tahap inilah karakter, kemampuan berpikir, serta rasa ingin tahu anak mulai terbentuk.
“Kalau stimulasi anak sejak PAUD sudah baik, maka ketika masuk ke jenjang pendidikan berikutnya proses belajarnya akan lebih mudah dan optimal,” pungkasnya. (adv/red)
