AKSELERASI.ID – Band pop jazz asal Kota Samarinda, Red Cherry, merilis single anyar berjudul “Everday.” Di tengah pandemi Covid-19, semangat berkarya mereka rupanya belum luntur meski dihantam keterbatasan. Band ini sendiri digawangi Rizvir (vokal), Dennis (gitar), Jaya (dram), Sadat (bass), dan Herry (kibord).
Melalui single “Everyday”, Red Cherry mencoba merangkum momen dalam sebuah wadah; lagu dan video musik. Ini merupakan bentuk penggambaran diri dan kilas balik tentang hal-hal yang terjadi pada 2020 sekaligus gambaran up and down 2020 versi mereka. Single yang dirilis 11 Desember 2020 itu memang sarat inspirasi dari pelbagai rangkaian momen sepanjang tahun lalu.
Uniknya, dalam proses pengerjaan, Red Cherry bekerja sama dengan studio lokal, Backstage Studio. Pun dengan visual artist asal Kota Bogor, Favian Hiroshi Yokachda.
Sebelumnya, Red Cherry sendiri telah merilis tiga lagu. Diantaranya “Baby, Maybe” di awal 2020, “I Called My Mom” dan “Let Me” di 2019 lalu yang sudah menembus lebih dari 20 ribu pendengar di pelbagai kanal musik digital. “Ini merupakan hasil proses kreatif bersama,” ucap sang vokalis, Rizvir, dalam rilisnya.
“Everyday,” ucap Rizvir, menjadi bahan refleksi dan momen pembelajaran diri tentang kondisi yang pernah dilalui di sepanjang 2020. Lewat lirik di “Everday,” Rizvir mengaku menyisipkan pesan pada bagian reff —“Everyday, I don’t know what to do. Everyday, dreaming things that I can’t pursue”— sebagai bentuk interpretasi tentang situasi yang penuh ketidakpastian.
“Itu seperti cerminan tertundanya mimpi dan rencana. Namun, dengan pelbagai permasalahan yang dihadapi enggak seharusnya kita berputus asa di tengah jalan. Begitulah pesan yang ingin kami sampaikan dari lagu ini,” terang Rizvir.
Dalam lirik, Rizvir juga menyematkan bagian hook —“Go dance, and our world could be better”— sebagai alter ego yang menyisipkan bisikan harapan pada membaiknya kondisi dan harapan akan segera berlalunya masa-masa sulit yang dihadapi.
Lirik dalam lagu ini, menurut Rizvir, dibuat simple dengan rangkaian kata sehari-hari sebagai bentuk kilasan dari perasaan, pikiran, dan situasi yang dirasakan sepanjang tahun. “Makanya jadi faktor utama dipilihnya tema video yang diambil. Seperti dokumenter pribadi dari setiap personel Red Cherry sepanjang 2020 kemarin,” paparnya. “Dalam proses pembuatannya pun video musik ini semua dilakukan secara kolektif dari masing-masing personel,” timpal Rizvir.
Pemilihan suasana musik yang santai bergenre pop dan jazz ini, tentu menjadikan “Everyday” sebagai single ke 4 Red Cherry yang juga akan menjadi pengantar dirilisnya album perdana mereka dengan berjudul serupa. (*)
