AKSELERASI, Bontang – Di tangan kreatif siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kota Bontang, botol plastik bekas yang biasanya terbuang percuma justru berubah menjadi karya yang menarik dan bernilai guna. Kreativitas mereka menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berinovasi.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk menyalurkan ide dan imajinasi mereka. Setiap pekan, mereka diajak untuk mengolah limbah plastik menjadi produk yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga memiliki nilai estetika.
Jumadi, Wakil Kepala SMP Negeri 2 Kota Bontang –Urusan Kesiswaan– menjelaskan, program ini dirancang untuk mendorong siswa berpikir kreatif. Dia ingin siswa terbiasa mencari solusi dari permasalahan yang ada di sekitar mereka, termasuk persoalan sampah.
Dalam prosesnya, siswa bebas menentukan bentuk kerajinan yang ingin dibuat. Ada yang memilih membuat pot bunga dengan desain unik, ada pula yang merangkai botol menjadi kursi sederhana namun fungsional.
Tidak jarang, hasil karya mereka menunjukkan sentuhan inovasi yang tidak terduga. Warna-warni yang diambil dari bungkus jajanan dalam botol yang beragam, justru dimanfaatkan untuk menciptakan tampilan yang menarik secara visual.
“Jadi, selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga mengajarkan kerja sama. Siswa harus berkolaborasi untuk menyelesaikan satu produk, mulai dari pengumpulan bahan hingga proses perakitan,” tuturnya, belum lama ini.
Kegiatan ini juga memberikan rasa bangga tersendiri bagi siswa. Mereka dapat melihat secara langsung hasil karya yang sebelumnya hanya berupa sampah.
“Kami berharap kreativitas siswa terus berkembang dan mampu menghasilkan inovasi yang lebih besar ke depannya,” aku Jumadi. (adv/red)
