Home BERITA KALTIM Merajut Solidaritas Pers Kalimantan, PWI Tabalong Sambangi PWI Kaltim

Merajut Solidaritas Pers Kalimantan, PWI Tabalong Sambangi PWI Kaltim

0
Merajut Solidaritas Pers Kalimantan, PWI Tabalong Sambangi PWI Kaltim

AKSELERASI.ID, Samarinda – Semangat kebersamaan dan persaudaraan insan pers terasa kuat saat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tabalong melakukan kunjungan silaturahmi ke PWI Kalimantan Timur (Kaltim). Pertemuan lintas provinsi ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan ruang hangat untuk bertukar gagasan, pengalaman, dan semangat membangun organisasi pers yang berintegritas.

Rombongan PWI Tabalong disambut langsung oleh Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin, didampingi Sekretaris PWI Kaltim Achmad Shahab serta Ketua Dewan Kehormatan PWI Kaltim Intoniswan. Suasana akrab mewarnai pertemuan, mencerminkan kedekatan emosional sesama wartawan yang sama-sama berjuang di daerah dengan tantangan khas masing-masing.

Abdurrahman Amin mengungkapkan rasa bangga atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran PWI Tabalong sebagai simbol kuat solidaritas wartawan antarwilayah yang bertetangga, sekaligus wujud nyata semangat kekeluargaan dalam tubuh PWI.

“Kami merasa bangga bisa dikunjungi rekan-rekan dari PWI Tabalong. Pada prinsipnya, PWI Kaltim tidak berbeda dengan PWI kabupaten dan kota lainnya—sama-sama berproses, belajar, dan tumbuh sesuai dinamika daerah,” ujar Abdurrahman Amin.

Menurutnya, baik PWI provinsi maupun PWI kabupaten/kota memiliki peran strategis yang setara dalam menjaga profesionalisme wartawan, etika jurnalistik, serta marwah pers di tengah arus perubahan zaman dan tantangan era digital yang semakin kompleks.

Dari pihak PWI Tabalong, Sekretaris PWI Kabupaten Tabalong Nur Ali menegaskan bahwa kunjungan ini membawa misi lebih dari sekadar silaturahmi. Pihaknya ingin menjadikan PWI Kaltim sebagai rujukan pembelajaran dalam pengelolaan organisasi dan peningkatan kualitas wartawan.

“Kami melihat PWI Kaltim sebagai salah satu yang lebih maju. Karena itu, kami ingin belajar dari pengalaman dan praktik baik yang telah dijalankan, agar bisa kami adaptasi di Tabalong,” ungkap Nur Ali.

Diskusi yang berlangsung pun mengalir ringan namun substantif. Berbagai topik dibahas, mulai dari tata kelola organisasi, program peningkatan kapasitas wartawan, hingga strategi menghadapi tantangan pers daerah di tengah disrupsi digital dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. (red)

Exit mobile version