Home BERITA KALTIM PKM di Desa Beringin Agung Kukar, Dosen dan Mahasiswa Polnes Ajarkan 7...

PKM di Desa Beringin Agung Kukar, Dosen dan Mahasiswa Polnes Ajarkan 7 Unsur Sapta Pesona

0
(FOTO: Prodi UPW Polnes)

AKSELERASI.id, Kukar – Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilakukan Politeknik Negeri Samarinda (Polnes). Mereka adalah para dosen Program Studi (Prodi) Sarjana Terapan Usaha Perjalanan Wisata (UPW), Jurusan Pariwisata. Di antaranya Gia Puspita Mokodompit sebagai ketua, serta Sabalius Uhai dan Fahriza Junizar sebagai anggota. Selain itu, turut serta pula dua mahasiswa dari Prodi UPW Polnes dalam kegiatan ini.

Berlokasi di Desa Beringin Agung, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mereka menggelar Pelatihan Sapta Pesona. Langkah ini tak sekadar upaya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Namun juga bagian dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat lokal.

Makanya, Pelatihan Sapta Pesona itu menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Khususnya dalam bidang PKM. Kegiatan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat lokal mengenai pentingnya penerapan konsep Sapta Pesona. Terutama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kegiatan pariwisata serta memberikan pengalaman positif bagi wisatawan.

Gia Puspita Mokodompit, Ketua Pelatihan Sapta Pesona di Desa Beringin Agung, mengatakan jika pengembangan pariwisata tidak hanya membutuhkan potensi daya tarik wisata. Tetapi juga harus didukung oleh kesiapan dan kapasitas masyarakat sebagai bagian penting dari pembangunan pariwisata.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa Sapta Pesona bukan hanya konsep dalam pariwisata, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

“Masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, serta mampu memberikan kenangan positif kepada wisatawan,” timpal Gia.

Di Pelatihan Sapta Pesona itu, peserta mendapatkan materi mengenai 7 unsur Sapta Pesona,. Yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan. “Materi diberikan untuk membangun pemahaman mengenai hubungan antara kualitas lingkungan, sikap masyarakat, pelayanan, dan pengalaman wisatawan,” jelas Gia.

Disamping itu, para peserta juga didorong untuk melihat potensi lingkungan dan kehidupan di Desa Beringin Agung sebagai bagian dari sumber daya pariwisata yang perlu dijaga dan dikembangkan. “Penerapan Sapta Pesona diharapkan dapat menjadi budaya bersama yang melibatkan masyarakat secara aktif,” terang Gia.

Baginya, keberadaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam membangun citra sebuah destinasi. Sikap ramah, kepedulian terhadap kebersihan, ketertiban lingkungan, serta rasa aman dan nyaman yang dirasakan wisatawan, dapat memberikan pengaruh terhadap kualitas pengalaman wisatawan selama berada di suatu destinasi.

Di lain sisi, lanjut Gia, Pelatihan Sapta Pesona juga memberikan pengalaman pembelajaran langsung bagi mahasiswa Prodi UPW Polnes. Tidak heran, keterlibatan mereka di PKM ini menjadi sarana untuk mengimplementasikan pengetahuan akademik. Sekaligus memahami kondisi nyata masyarakat dan kebutuhan pengembangan pariwisata di daerah.

Sementara itu, dari sisi perguruan tinggi, PKM ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dengan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan kegiatan yang tidak hanya memberikan pengetahuan. Namun juga mendorong masyarakat untuk mampu mengembangkan potensi yang dimiliki secara mandiri dan berkelanjutan.

Gia menambahkan, peningkatan kapasitas SDM masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan. Tujuannya agar pengembangan pariwisata di tingkat desa dapat berjalan secara lebih terarah.

“Harapannya, setelah mendapatkan pelatihan ini, masyarakat dapat menerapkan nilai-nilai Sapta Pesona secara nyata di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, tercipta lingkungan desa yang semakin nyaman, bersih, aman, indah, dan ramah, yang pada akhirnya dapat mendukung perkembangan potensi pariwisata Desa Beringin Agung,” tandasnya.

Melalui Pelatihan Sapta Pesona, Polnes –khususnya Prodi UPW– menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan pariwisata berbasis masyarakat di Kalimantan Timur (Kaltim). Peningkatan kapasitas SDM melalui edukasi dan pelatihan diharapkan dapat menjadi salah satu langkah awal dalam membangun masyarakat yang sadar wisata. Sekaligus memperkuat potensi desa sebagai bagian dari pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. (*)

Exit mobile version