AKSELERASI, Bontang – Skema pinjam pakai kembali menjadi solusi efektif dalam menjaga keberlanjutan akses menuju Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Kota Bontang. Khususnya terkait penggunaan jembatan yang melintasi lahan milik pihak lain. Pendekatan ini dinilai fleksibel sekaligus mampu menjawab kebutuhan jangka pendek hingga menengah.
Wakil Kepala SMP Negeri 5 Kota Bontang, Sari Indrawati, menjelaskan jika selama ini perjanjian penggunaan akses dilakukan secara berkala dengan sistem pembaruan setiap dua tahun sekali. Namun pada pertemuan terakhir yang digelar pada 2024, izin penggunaan disampaikan secara langsung oleh pihak perusahaan tanpa penandatanganan dokumen baru.
Meskipun demikian, substansi dari kesepakatan tersebut tetap memberikan ruang bagi sekolah untuk terus menggunakan akses yang ada. “Selama ini memang dua tahun sekali diperpanjang, tapi kemarin disampaikan langsung bahwa tetap bisa digunakan,” ujar Sari Indrawati saat ditemui di ruangannya, Senin (30/3/2026) hari ini.
Keputusan tersebut menunjukkan adanya komitmen dari pihak pemilik lahan untuk mendukung keberlangsungan aktivitas pendidikan di kawasan tersebut. “Dengan tetap berjalannya skema pinjam pakai, sekolah tidak perlu melakukan penyesuaian besar terhadap sistem akses yang sudah berjalan,” ucapnya.
Hal ini juga menghindarkan kebutuhan biaya tambahan yang mungkin timbul jika harus membuka akses baru.
Selain itu, keberlanjutan akses ini memberikan kepastian bagi siswa dan tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. (adv/red)




