spot_img

Kades Kandolo Bangga Prestasi Takraw, Tegaskan Pembinaan Pemuda Jadi Prioritas Desa

Banner Pemerintah Kabupaten Kutai Timurr

AKSELERASI, KUTIM – Desa Kandolo, Kecamatan Teluk Pandan, kembali mencuri perhatian setelah atlet-atlet sepak takrawnya meraih juara pertama pada tingkat Kabupaten Kutai Timur untuk kategori U-15 hingga U-20. Tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, kemenangan ini sekaligus menguatkan komitmen Kepala Desa Kandolo, Alimuddin, dalam membangun pemuda melalui pembinaan olahraga yang konsisten dan terarah.

Alimuddin menegaskan bahwa prestasi tersebut bukan kebetulan, melainkan hasil kerja panjang yang dilakukan Karang Taruna dengan dukungan penuh pemerintah desa. Menurutnya, fasilitas olahraga yang memadai adalah fondasi awal agar pemuda memiliki ruang berkembang dan berlatih secara serius.

“Kami menyediakan sport center, berbagai fasilitas kami sediakan dan gratis,” ungkapnya saat diwawancarai di Hotel Royal Victoria Sangatta Utara, belum lama ini.

Ia menambahkan bahwa pembinaan olahraga di Kandolo dilakukan bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi prioritas utama pemerintah desa. Menurutnya, para pemuda membutuhkan wadah yang sehat dan produktif agar terhindar dari hal-hal negatif, dan olahraga merupakan salah satu cara paling efektif untuk itu.

“Kami memang fokus membina anak-anak muda. Karang Taruna bukan hanya dilibatkan pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar kami dorong sebagai motor pembinaan olahraga,” ujarnya.

Dengan penuh kebanggaan, ia kembali menegaskan prestasi yang diraih warganya.

“Kalau dengar saja beritanya di Kutai Timur kemarin, untuk U15 sampai U20 itu kita juara satu untuk sepak takraw. Itu bukan hal kecil. Itu bukti bahwa anak-anak Kandolo ini bisa bersaing,” tuturnya.

Selain sepak takraw, Alimuddin menjelaskan bahwa berbagai cabang olahraga lain juga terus dikembangkan sesuai dengan minat warga, seperti sepak bola, voli, dan lomba mancing. Pemerintah desa berupaya memastikan agar fasilitas dasar untuk olahraga rakyat ini tersedia dan layak digunakan.

“Kami ingin masyarakat bisa berolahraga tanpa hambatan. Lapangan kami bangun, fasilitas kami lengkapi. Tidak ada alasan bagi pemuda untuk tidak berkembang,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa peran Karang Taruna tidak hanya terbatas pada olahraga, tetapi ikut terlibat dalam pembangunan desa secara umum. Mulai dari kegiatan sosial, kepemudaan, hingga membantu pelaksanaan program desa.

“Karang Taruna ini aset desa. Mereka itu tulang punggung kegiatan. Kalau pembinaannya tepat, hasilnya akan terlihat, seperti prestasi takraw kemarin,” jelasnya.

Selain Karang Taruna, pemerintah desa turut mengakomodasi kegiatan organisasi lain seperti PKK dan LPM, agar seluruh warga memiliki ruang untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa. Menurut Alimuddin, pembangunan desa tidak dapat berjalan jika hanya mengandalkan pemerintah saja.

“Di Kandolo, kami ingin semua bergerak. Pemerintah, Karang Taruna, PKK, LPM. Semua harus ikut berperan supaya desa ini maju,” tutupnya.(ADV)

  Yuk Gabung ke Channel WhatsApp Akselerasi.id!

spot_img

Yuk Baca Juga

spot_img

Berita Terkait