AKSELERASI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) tengah berupaya menyelesaikan masalah pendidikan di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar atau 3T. Salah satu solusinya adalah membangun asrama khusus yang memiliki akses dan jarak yang dekat dengan sekolah.
“Akses pendidikan di daerah 3T memang terbatas untuk anak-anak ke sekolah. Nah makanya usaha kami nantinya akan membangun asrama sebagai solusi masalah itu,” kata Muhammad Kurniawan, Kepala Disdikbud Kaltim.
Baginya, pembangunan asrama di sejumlah sekolah yang aksesnya susah untuk dijangkau, jadi solusi terbaik yang diupayakan Disdikbud Kaltim untuk memudahkan peserta didik. “Mudah-mudahan nanti sampai akhir RPD (Rencana Pembangunan Daerah, Red.) sudah terbangun asrama di salah satu SMA (Sekolah Menengah Atas, Red.) di daerah 3T,” harapnya.
Menurut Muhammad Kurniawan, Disdikbud Kaltim sangat berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di daerah 3T. Apalagi, pemerataan pendidikan ini sesuai dengan visi-misi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. “Tujuannya tentu saja untuk meningkatkan kompetensi SDM (Sumber Daya Manusia, Red.) di Kaltim,” urainya.
Muhammad Kurniawan menegaskan, Disdikbud Kaltim telah menggelontorkan anggaran untuk melengkapi sarana dan prasarana di daerah 3T. “Sesuai SKP (Sarana Kinerja Pegawai, Red.), sudah kami usulkan penambahan untuk melengkapi tenaga pendidikan dan penambahan tunjangannya,” ucapnya.
Sementara itu, dalam SKP yang telah dibuat, Disdikbud Kaltim fokus pada RPD 2024-2026 Kaltim untuk memaksimalkan sektor pendidikan. “Hingga saat ini kami selalu gencarkan. Kami melihat hingga saat ini akses pendidikan menjadi salah satu problem yang ada di Kaltim,” akunya.
Sebagai informasi, ada 17 desa di Kaltim yang termasuk dalam kategori daerah 3 T. Desa-desa tertinggal tersebut sebagian besar berada di Kabupaten Mahakam Ulu, yakni 8 desa. Sementara sisanya berada di Kabupaten Kutai Barat 6 desa, Kutai Timur 2 desa dan Berau 1 desa. Angka tersebut sejatinya telah menurun jika dibandingkan pada 2021 dimana jumlah desa tertinggal di Kaltim mencapai 54 desa. (adv)




