spot_img

Dari Sosialisasi Lalu Lintas, Bela Negara dan Anti Narkotika di Kubar (2-Habis)

Tiga pembicara dari tiga instasi, membeberkan berbagai hal mengenai lalu lintas, bela negara, hingga bahaya narkotika.

SERKA Yunus Setya, Babinsa Koramil 0912-12 Melak mewakili Kodim 0912 Kutai Barat mengungkapkan, Sosialisasi Lalu Lintas, Bela Negara, dan Anti Narkotika ini dilaksanakan untuk menanamkan kesadaran bela negara serta meningkatkan kedisiplinan bagi para siswa di sekolah.

Dalam penjelasannya, Serka Yunus Setya menanamkan nilai-nilai disiplin anak pada usia dini yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang bagaimana para siswa belajar mematuhi tata tertib yang berlaku baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

“Saya ingin tanamkan nilai-nilai disiplin ini sebagai benteng dalam hadapi era globalisasi dari dampak negatif untuk anak usia dini sehingga dengan begitu jiwa nasionalisme mereka tak akan goyah. Pengaruhnya ialah, era globalisasi saat ini membawa pengaruh dan dampak terhadap perkembangan pendidikan anak usia dini secara signifikan,” katanya.

Selanjutnya, Aipda Toni yang mewakili Polres Kubar, menyampaikan edukasi mengenai Undang–Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Diantaranya adalah penggunaan helm, marka jalan dan fungsinya, serta disiplin dalam berlalu lintas.

Aipda Toni mengimbau kepada para siswa untuk selalu menggunakan helm saat mengendarai berkendaraan baik depan dan belakang serta tidak dibenarkan menggunakan knalpot blong, racing termasuk menghindari pergaulan bebas dan narkoba.

“Ini merupakan upaya kami membentuk generasi milenial dengan mengenal tentang berlalu lintas dan pentingnya tertib berlalu lintas dan dalam kesempatan itu meminta kepada pelajar untuk disiplin dalam menuntut ilmu,” sebutnya.

Sementara itu, mewakil BNK Kubar, Aldo, menyebutkan jalur sungai menjadi pintu masuk narkoba paling dominan. Jalur yang melewati pelabuhan-pelabuhan resmi dan jalan darat ini ditempuh karena semakin ketatnya pengawasan di bandara. “Para pengedar menyelundupkan narkoba jenis sabu dengan berbagai cara, seperti membentuk kemasan menyerupai kemasan teh, melalui alat refleksi, bahkan membentuk kemasan susu,” bebernya. (fai/adv)

  Yuk Gabung ke Channel WhatsApp Akselerasi.id!

spot_img

Yuk Baca Juga

spot_img

Berita Terkait