30.3 C
Samarinda
Rabu, Juli 28, 2021

Buy now

spot_img

Asal Usul Suku Dayak

Asal usul suku Dayak menjadi penting diketahui mengingat suku merupakan salahsatu dari kekayaan budaya bangsa Indonesia.

SUKU Dayak adalah suku asli yang mendiami Pulau Kalimantan. Secara administratif, pulau ini terbagi atas Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.

Namun, karena suku Dayak merupakan suku asli yang mendiami Pulau Kalimantan atau pulau yang juga dikenal sebagai Pulau Borneo, persebarannya tidak hanya ada di Indonesia, tetapi juga sampai di Malaysia.

Dalam jurnal berjudul Dayak Asal-Usul dan Penyebarannya di Bumi Borneo –2016– oleh Hamid Darmadi, diketahui jika suku Dayak terpencar di seluruh wilayah Kalimantan, baik wilayah yang ada di Indonesia, maupun yang ada di Malaysia di daerah pesisir yang ada di pulau Kalimantan.

Berdasarkan tradisi lisan Dayak yakni Nansarunai Usak Jawa, dikisahkan terdapat sebuah kerajaan benama Dayak Nansarunai yang dihancurkan oleh Majapahit di tahun 1309-1389. Hal ini kemudian mengakibatkan terpencarnya sebagian suku Dayak ke daerah pedalaman.

Pada saat itu, sebagian masyarakat Dayak yang memeluk Islam tidak menyebut dirinya sebagai orang Dayak lagi, melainkan orang Melayu atau orang Banjar yang mendiami daerah Kayu Tangi, Amuntai, Margasari, Watang Amandit, Labuan Lawas, dan Watang Balangan di Kalimantan Selatan.

Suku Dayak di Kalimantan sendiri terbagi menjadi enam suku besar dan memiliki sekitar 405 sub suku kecil yang tersebar di seluruh daerah pedalaman Kalimantan. Meskipun terbagi menjadi banyak sub-sub bagian, meraka masih memiliki adat istiadat dan budaya yang tak jauh berbeda.

Masyarakat Dayak biasanya menyebut identitasnya berdasarkan nama sungai, nama pahlawan, nama alam, dan lain-lain. Sebagai contoh, salah satu sub masyarakat Dayak menyebut dirinya berasal dari suku Batang Lupar. Nah, Batang Lupar itu merupakan nama sebuah sungai sebagai daerah mereka berasal.

Nama Dayak berasal dari sebuah kata yakni daya yang berarti hulu yang merupakan julukan kepada masyarakat yang tinggal di pedalamaman atau perhuluan.

KEBERAGAMAN SUKU DAYAK
Masyarakat Dayak yang mendiami Kalimantan Tengah cenderung berbeda dengan yang ada di Kalimantan Barat dan daerah lainnya. Ada beberapa etnis suku Dayak yang ada di Kalimantan Tengah, yakni Ngaju, Ot Danum, Maanyan, Dusun, dan lain-lain. Mereka juga menganut agama yang berbeda, tetapi tetap mempertahankan etnisnya sebagai orang Dayak.

Sementara di Kalimantan Barat, terdapat tiga suku besar, yakni Tionghoa, Dayak, dan Melayu, yang dikenal sebagai TIDAYU. Lalu datanglah para pedagang dari gujarab yang beragama Islam dan mereka kemudian memutuskan untuk menetap di daerah ini. (*)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
2,872PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles