AKSELERASI – Sejumlah kompetensi akan diajarkan kepada para peserta yang mengikuti pelatihan pengolahan ikan di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Kota Bontang, tahun depan.
Kepala Seksi Penyelenggara Pelatihan UPTD BLKI Bontang Suhandayadi mengungkapkan, materi yang diajarkan biasanya seputar memilah dan membersihkan ikan dengan benar sebelum mempersiapkan campuran dasar. “Materi lain biasanya bagaimana mencampur bahan basah dan semi basah, serta mencampur dengan bahan kering di pengolahan ikan,” katanya.
Selain itu, tiga hal penting lain yang diajarkan adalah proses pemotongan, penggilingan, hingga proses produksi. Hal-hal ini, urai Suhandayadi, biasanya juga menjadi item penilaian.
Sementara itu, selain hal-hal bersifat teknis, ucap Suhandayadi, para peserta juga diajarkan bagaimana mengembangkan kemampuan secara tim dan individu. “Hal paling penting adalah mereka mampu menerapkan prinsip kewairausahaan secara optimal,” ujarnya.
Bagi Suhandayadi, ikan merupakan bahan pangan yang nonkolesterol sehingga sangat sehat dikonsumsi. Terlebih tubuh juga membutuhkan pangan yang bergizi supaya mampu meningkatkan imun.
“Saya mendorong peserta bisa mengimplementasikan materi mengenai teknik pengemasan dan pemasaran menarik agar produk olahan ikan yang dihasilkan bisa bersaing dengan produk pabrik saat dipasarkan nanti,” sebutnya. (fai/adv)




