spot_img

Surat Pengunduran Diri Diduga Bocor, Sudarno Layangkan Surat untuk Periksa Adpim dan Humas Pemprov Kaltim

AKSELERASI.id, Samarinda – Surat pengunduran diri mantan anggota Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) Kalimantan Timur (Kaltim), Sudarno, diduga sengaja dibocorkan ke publik. Momennya disinyalir terjadi saat demonstrasi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (4/11/2026) kemarin.

Sudarno mengaku telah melayangkan surat resmi ke sejumlah pihak. Mulai dari gubernur Kaltim, wakil gubernur (wagub) Kaltim, sekretaris daerah (sekda) Kaltim, ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, dan kepala Inspektorat Wilayah Kaltim.

Sudarno menyatakan telah dirugikan. Sebab dalam surat pengunduran diri itu tertera data pribadi miliknya. Seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat rumah, hingga pekerjaan.

Menariknya, dari informasi yang dihimpunnya dari pelbagai sumber terpecaya, surat itu diduga dibocorkan oleh staf Pemprov Kaltim kepada massa aksi dari GERAM.

“Saya sebagai warga Kaltim merasa sangat dirugikan dan menuntut agar melakukan investigasi sampai mendapatkan siapa pegawai Pemprov Kaltim yang melakukan itu,” pintanya. “Surat itu untuk pak gubernur dan wagub saja. Kenapa kemudian beredar?” sambungnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sudarno resmi mengundurkan diri sebagai anggota Bidag Indormasi dan Komunikasi Punblik TAGUPP Kaltim. Keputusan itu sendiri telah direncanakan sejak 21 Mei 2026. Yakni saat gelombang demonstrasi dilakukan Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim (APMK). “(Waktu itu) sudah untuk siap mundur Untuk saya bisa fight di lapangan, di luar, dengan cara saya dan kawan-kawan saya,” akunya.

“Nah baru terjadi hari ini kan setelah kemarin kita coba angkat yang PT SAI sama PT Kalpataru. Itu yang juga masih kami kawal. Tapi intinya kami kawal dari luar pemerintahan,” sambung Sudarno. (*)

  Yuk Gabung ke Channel WhatsApp Akselerasi.id!

spot_img

Yuk Baca Juga

spot_img

Berita Terkait