spot_img

Penguatan Ketahanan Pangan, Penyuluh Pertanian Kutim Akan Dialihkan ke Pusat

Banner Pemerintah Kabupaten Kutai Timurr

AKSELERASI, KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengambil langkah cepat dalam merespons kebijakan strategis pemerintah pusat dengan merestrukturisasi status Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah. Perubahan paling signifikan yang akan segera diimplementasikan adalah pengalihan status seluruh Penyuluh Pertanian dari ASN daerah menjadi ASN Pusat, yang efektif berlaku mulai 1 Januari 2026.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim, Misliansyah, mengonfirmasi keputusan ini setelah menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kepegawaian BKN di Jakarta, Rabu (19/11/2025). Menurutnya, langkah ini merupakan mandat langsung dari Kementerian Pertanian (Kementan) dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Untuk mencapai target Kementerian Pertanian, penyuluh pertanian yang sebelumnya ASN Kabupaten Kutim dialihkan menjadi ASN pusat. Proses ini sedang berjalan dan mulai 1 Januari seluruh penyuluh akan berada di bawah kementerian,” ujar Misliansyah.

Misliansyah menegaskan bahwa tujuan utama pengalihan ini adalah menyelaraskan dan memperkuat tenaga teknis di lapangan. Dengan berada di bawah kendali langsung kementerian terkait, diharapkan fungsi penyuluh dapat lebih terintegrasi dan efektif dalam mencapai target-target pertanian nasional.

Keputusan restrukturisasi ini, menurut Misliansyah, sejalan dengan tema besar yang diusung dalam Rakornas BKN, yakni “ASN Bergerak Bersama Wujudkan Asta Cita”.

Ia menjelaskan bahwa forum Rakornas berfungsi sebagai platform utama untuk mengonsolidasikan arah manajemen ASN secara nasional. Tujuannya adalah mendukung percepatan delapan agenda besar pembangunan nasional yang termuat dalam program Asta Cita.

“Pergerakan dan penyesuaian ASN daerah seperti di Kutim adalah bagian integral dari visi pembangunan nasional,” tutup Misliansyah, menekankan bahwa penyesuaian status kepegawaian ini merupakan wujud nyata dukungan daerah terhadap prioritas pusat.

Dengan pengalihan ini, manajemen ASN di Kutim akan fokus memastikan transisi berjalan lancar, sekaligus mempersiapkan tenaga teknis ini agar siap bekerja di bawah struktur kementerian untuk mewujudkan target ketahanan pangan bangsa.(Adv)

  Yuk Gabung ke Channel WhatsApp Akselerasi.id!

spot_img

Yuk Baca Juga

spot_img

Berita Terkait