spot_img

SMP Negeri 1 Bontang Libatkan Orang Tua dalam Pendampingan Siswa Inklusi

AKSELERASI, Bontang – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kota Bontang melibatkan orang tua dalam proses pendampingan siswa inklusi di sekolah. Orang tua diminta menyediakan pendamping bagi anak dengan kondisi psikologis tertentu.

Kepala SMP Negeri 1 Kota Bontang, Riyanto, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan memastikan kebutuhan siswa terpenuhi secara optimal. Pendamping dianggap sebagai perpanjangan dukungan keluarga di lingkungan sekolah.

Menurutnya, setiap siswa memiliki kebutuhan berbeda. Oleh karena itu, penentuan pendamping disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak.

“Kalau memang dari psikologinya perlu pendampingan, maka harus didampingi,” ujarnya.

Riyanto menegaskan bahwa keputusan ini berbasis pada kebutuhan, bukan generalisasi. Dalam pelaksanaannya, pendamping dapat berada di dalam kelas untuk membantu siswa mengikuti pelajaran. Namun, kehadirannya tidak selalu harus terus-menerus di dalam ruangan.

Jika kondisi siswa sudah stabil, pendamping bisa berada di luar kelas. Meski begitu, mereka tetap harus berada di lingkungan sekolah.

“Supaya kalau ada apa-apa bisa cepat ditangani, karena kehadiran pendamping memberikan rasa aman bagi siswa,” ucap Riyanto.

SMP Negeri 1 Kota Bontang tetap mengedepankan prinsip inklusivitas tanpa diskriminasi. Siswa inklusi tetap belajar bersama siswa lainnya dalam satu kelas.

“Dengan kolaborasi antara sekolah dan orang tua, diharapkan proses pembelajaran berjalan lebih optimal. Pendekatan ini juga memperkuat peran keluarga dalam pendidikan anak,” ungkap Riyanto. (adv/red)

  Yuk Gabung ke Channel WhatsApp Akselerasi.id!

spot_img

Yuk Baca Juga

spot_img

Berita Terkait