AKSELERASI, Bontang – Upaya pemerataan pendidikan terus dilakukan melalui program kesetaraan yang digelar Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Kota Bontang. Program ini menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SPNF SKB Kota Bontang, Hairul Saleh, menyampaikan pihaknya membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun usia.
Program Paket A, B, dan C dirancang untuk menjangkau masyarakat yang putus sekolah, pekerja, maupun mereka yang ingin meningkatkan jenjang pendidikan. Hal ini menjadi langkah konkret dalam menekan angka ketimpangan pendidikan.
Dengan sistem pembelajaran yang adaptif, peserta didik dapat belajar sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing. “Kami ingin pendidikan benar-benar hadir untuk semua, tanpa terkecuali,” akunya.
Selain fokus pada akademik, SPNF SKB Kota Bontang juga menanamkan nilai-nilai karakter dalam setiap proses pembelajaran. Hal ini penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas.
Dukungan fasilitas seperti laboratorium komputer dan ruang keterampilan turut menunjang proses belajar yang lebih efektif dan aplikatif. Peserta didik juga didorong untuk mengembangkan keterampilan hidup yang bermanfaat.
Kegiatan ekstrakurikuler menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan diri dan kemampuan sosial peserta didik. Hal ini memberikan pengalaman belajar yang lebih holistik.
Melalui program ini, SKB Bontang berharap dapat mengurangi angka putus sekolah sekaligus meningkatkan kualitas SDM.
“Kami ingin membuka kesempatan kedua bagi mereka yang sempat tertinggal,” katanya. (adv/red)




