AKSELERASI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur (Disdikbud Kaltim) bakal mengevaluasi terkait penerapan aplikasi Srikandi di 243 sekolah yang ada di Kaltim.
Aplikasi tersebut sudah banyak digunakan di setiap sekolah. Namun Disdikbud akan tetap melakukan evaluasi sehingga bisa mengetahui apa saja kendala yang dihadapi dalam penggunaannya.
“Sekitar bulan Desember nanti kami akan evaluasi. Karena kan sebagian besar sekolah sudah menerapkan aplikasi Srikandi, sebagiannya belum,” kata Analisis Kinerja Disdikbud Kaltim, Budi Sutrisno, Senin (20/11/2023).
Kemudian, kata Budi, Disdikbud juga akan mencari tahu beberapa sekolah yang masih terkendala dalam penerapan aplikasi Srikandi ini.
Jika ada sekolah yang belum bisa menerapkannya, Disdik Kaltim akan langsung turun tangan untuk mengatasi kendala tersebut.
“Nanti untuk sekolah yang belum bisa ini, kita akan cari tahu apa saja kendalanya, kemudian kita akan carikan solusinya. Karena penerapan Srikandi ini kita harapkan bisa diterapkan di semua sekolah,” imbuhnya.
Budi menjelaskan bahwa, penggunaan aplikasi Srikandi ini memang sangat mudah. Seperti dalam pengurusan administrasi dan penandatanganan secara digital. Sehingga, jika memang ada kendala dalam penerapannya, maka nantinya akan segera diatasi.
“Bulan Desember mudah-mudahan kita akan melakukan evaluasi pembuatan tanda tangan digital,” tandasnya. (Iw/Adv)




