spot_img

Aparat Gabungan Siaga Jelang Aksi Mahakam di DPRD Kaltim

AKSELERASI.ID, Samarinda – Aparat gabungan TNI dan Polri bersiaga penuh di kompleks DPRD Kaltim sejak Senin (1/9/2025) pagi. Dari pantauan langsung, aktivitas pengamanan mulai tampak sejak pukul 08.00 WITA di sekitar Jalan Teuku Umar, Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda.

Puluhan kendaraan taktis tampak berjejer rapi di halaman DPRD Kaltim, mulai dari mobil pengurai massa Raisa, Water Cannon, hingga satu unit kendaraan yang mencuri perhatian yakni Telehandler Riot Control Unit (RCU) milik Ditsamapta.

Rantis ini terlihat berbeda dari kendaraan taktis umumnya. Sekilas menyerupai truk Telehandler, namun bagian depannya dipasang tameng besar. Fungsinya vital—digunakan untuk menahan dan menghalau massa saat unjuk rasa berlangsung.

Pengamanan ketat ini dilakukan menjelang aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Masyarakat Kalimantan Timur Menggugat (Mahakam) di gedung DPRD Kaltim. Massa aksi membawa 11 tuntutan besar, yang sebagian besar berkaitan dengan kebijakan nasional dan isu kesejahteraan rakyat.

Renaldi Saputra, Koordinator Aksi Mahakam, menegaskan tujuan aksi ini.

“Kami menolak Rancangan UU Hukum Acara Pidana (KUHAP), menghapus tunjangan mewah Anggota DPR, mensahkan RUU Perampasan Aset, RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), dan RUU Masyarakat Adat. Kami juga meminta kesejahteraan guru dan dosen, serta peningkatan pendidikan di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar),” ujarnya.

Selain itu, massa juga menolak pemutihan dosa pemerintah, menuntut pencabutan UU yang tidak berpihak kepada masyarakat, dan menghentikan tindakan represif terhadap gerakan rakyat. Mereka juga mendesak pemerintah menciptakan kebijakan pro-rakyat, menghentikan oligarki politik, dan menegakkan supremasi hukum.

“Kami minta supremasi hukum ditegakkan dan hentikan kejahatan ekologis pertambangan,” tutup Renaldi. (red)

  Yuk Gabung ke Channel WhatsApp Akselerasi.id!

spot_img

Yuk Baca Juga

spot_img

Berita Terkait