AKSELERASI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat Entry Meeting Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Tahun 2023 di Hotel Golden Tulip Balikpapan, beberapa waktu lalu.
Rapat yang dihadiri oleh 10 BPBD Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan daerah terhadap risiko bencana yang dapat mengancam kesejahteraan dan keselamatan masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Agus Tianur, yang membuka rapat tersebut menyampaikan perlunya membangun persepsi, komitmen dan bersinergi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota dalam upaya pengurangan risiko bencana.
“Kegiatan Indeks Ketahanan Daerah ini menjadi salah satu elemen penting bagi pemerintah untuk menghitung tingkat risiko bencana di masing-masing daerah. Nilai IKD sangat menentukan nilai Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) yang tiap tahunnya dirilis oleh BNPB,” ujar Agus.
Menurut Agus, nilai IKD Provinsi Kalimantan Timur di tahun 2022 sangat rendah yaitu 0,37. Hal ini menunjukkan bahwa daerah ini masih rentan terhadap bencana yang dapat berdampak pada kerugian ekonomi, sosial dan lingkungan.
“Kami berharap melalui rapat ini, kita dapat meningkatkan nilai IKD kita di tahun 2023 dengan melakukan validasi data dan bukti yang akurat dan terpercaya. Kami juga mengapresiasi narasumber dari BNPB yang telah membimbing kita dalam proses pengisian nilai IKD,” tutur Agus.
Narasumber dari BNPB, Franta Eveline, mengatakan bahwa IKD merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur sejauh mana daerah mampu menghadapi ancaman bencana dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kelembagaan, sosial, ekonomi, infrastruktur dan lingkungan.
“BPBD Kabupaten/Kota sangat terbantu dalam kegiatan ini khususnya dalam pengisian nilai IKD dalam menyiapkan bukti atau evidence sesuai dengan pembuktian dalam validasi. Kami berharap hasil dari kegiatan ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merencanakan dan melaksanakan program-program pengurangan risiko bencana,” kata Franta. (ags/adv)




