AKSELERASI – Kalimantan Timur merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang rawan terhadap bencana. Selain banjir dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kebakaran pemukiman juga merupakan bencana yang kerap terjadi di provinsi ini.
Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur Tresna Rosano di Samarinda, Kamis (30/11/2023), kebakaran pemukiman merupakan kejadian yang luar biasa, namun dalam peraturannya, BPBD Kalimantan Timur bukan menjadi tugas dalam penanganannya.
“Terkait aturannya bahwa kebakaran pemukiman bukan penanganan bencana kami, karena memang sudah ada satuannya yang menangani yakni Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar),” terang Tresno.
Meski bukan menjadi tanggung jawabnya, BPBD Kalimantan Timur tetap memberikan atensi dalam penanganannya termasuk menyarankan laporan kebakaran pemukiman tersebut.
BPBD Kalimantan Timur juga telah membuat program dengan keluarga tangguh bencana namun sementara hanya dipusatkan di kota-kota besar yang mana pemukimannya berpotensi terjadi kebakaran.
“Kami biasanya mensosialisasikan terhadap kesiapan rumah, kalau memang potensi bencananya dalam rumah apa yang harus dilakukan, misalnya pintu, usahakan kuncinya jangan dicabut karena kita pernah coba lakukan simulasi seandainya terjadi kebakaran terus lampu dimatikan, kita larinya ke mana? Kalau ke depan kunci pintunya di mana? Lebih baik kunci pintunya tetap terpasang karena waktu panik itu kita sudah tidak bisa mikir apa-apa walaupun kunci itu disimpan disamping pintu,” jelasnya.
Tresna berharap agar sosialisasi ini disampaikan kepada keluarga dan apabila menghadapi bencana kebakaran, apa yang harus dilakukan. Dan bagaiamana jika kebakaran pemukiman terjadi bermula dari sisi bagian depan, karena terkadang karena pemukiman padat dibelakang rumah terpasang tembok tinggi.
“Ini harus disepakati oleh keluarga, larinya kemana? Kemudian teralis pun paling tidak satu pintu jangan dipasang agar kita bisa mengevakuasi keluarganya,” jelasnya.
Tresna menambahkan dalam mensosialisasikan dengan keluarga tangguh selalu melibatkan Disdamkar setempat.
Kebakaran pemukiman merupakan bencana yang dapat menimbulkan dampak yang cukup besar. Selain kerugian materi, kebakaran pemukiman juga dapat menimbulkan korban jiwa. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami cara-cara pencegahan dan penanganan kebakaran pemukiman.
Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah kebakaran pemukiman:
– Pastikan instalasi listrik di rumah Anda dalam kondisi baik dan tidak ada korsleting.
– Hindari membuang puntung rokok sembarangan.
– Jangan memasak dengan sembarangan.
– Pastikan jalur evakuasi di rumah Anda aman dan mudah dilalui.
Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menangani kebakaran pemukiman:
– Tetap tenang dan segera hubungi petugas pemadam kebakaran.
– Jika memungkinkan, cobalah untuk memadamkan api dengan alat pemadam kebakaran yang ada di rumah Anda.
– Jika api sudah mulai membesar, segera evakuasi diri dan keluarga Anda ke tempat yang aman.
– Dengan memahami cara-cara pencegahan dan penanganan kebakaran pemukiman, kita dapat meminimalisir risiko terjadinya bencana ini. (ags/adv)




