AKSELERASI – Kepala Disdikbud Kaltim Muhamamd Kurniawan mengatakan, implementasi kurikulum Merdeka menjadi program utama pihaknya. Terutama Bidang Kurikulum dan Penilaian SMA.
“Impllementasi itu sendiri meliputi pemanfaatan PMM, ANBK, Surlingjar, Simaspras, Pembentukan TPPK di satuan pendidikan, dan revitalisassi Tim Pengembang Kurikulum di masing masing cabang dinas,” katanya, saat membuka Refleksi dan Selebrasi SMA se-Kaltim, Selasa 21 November 2023, di Ballroom Novotel Balikpapan.
“Oleh sebab itu pada kesempatan ini setiap wilayah cabang dinas dapat duduk bersama untuk melakukan refleksi tentang keberlaksanaan program dan menyusun strategi tindak lanjut dari hasil refleksi,” sambung Muhammad Kurniawan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan SMA Jasniansyah mengimbau agar lebih fokus berorientasi kepada peningkatan nilai- nilai di satuan pendidikan. Dia berharap program-program Disdikbud Kaltim selaras dengan cabang dinas.
“Kami ingin melaksanakan program proritas dari Kemendikbud yaitu pembentukan tim penangan pencegahan kekerasan di satuan pendidikan. Harapannya setelah kegiatan ini seluruh sekolah baik itu negeri dan swasta sudah memiliki SKTPP KS dan diunggah di Dapodik sehingga nilai nasional kita meningkat,” katanya.
Selain itu, Koordinator Acara Refleksi dan Selebrasi SMA se-Kaltim, Atik Sulistiyowati, menyampaikan kegiatan akan dilaksanakan hingga Jumat 24 November mendatang.
Pada akhir kegiatan, yakni malam puncak, akan dilakukan selebrasi penghargaan satuan pendidikan jenjang SMA negeri dan swasta yang telah memberikan kontribusi yang luar biasa biasa untuk Kalimantan Timur.
“Pemberian penghargaan kepada sekolah-sekolah sudah dinilai oleh tim yang sudah di bentuk yang merupakan sekolah-sekolah yang bisa dijadikan role model untuk peningkatan kualitas pendidikan kita di Kaltim, setidaknya ada 7 penghargaan,” tuturnya. (fai/adv)




