Baca Juga

spot_img

Membangun Percaya Diri dengan Dimensi Lateralitas: Buku Terbaru Menawarkan Pendekatan Baru dalam Public Speaking

AKSELERASI.ID, Samarinda – Penulis buku “Gerakan Dimensi Lateralitas Brain Gym Untuk Meningkatkan Percaya Diri Dalam Public Speaking” Selamat Said Sanib, S.Pd.I,M.Sos. CH,C.Ht,C.PS mengungkapkan perbedaan pendekatan buku-buku saat ini dalam melatih public speaking. Menurutnya, sebagian besar buku hanya fokus pada aspek teknis komunikasi dan kurang memperhatikan penguasaan diri, yang merupakan elemen kunci dalam kesuksesan berbicara di depan publik.

“Nah, tentu kelebihan buku ini memfasilitasi keduanya bagaimana penguasaan materi dan penguasaan diri,” ungkap Selamet–biasa disapa.

Dalam bukunya, Selamat, memperkenalkan konsep Dimensi Lateralitas, Dimensi Focus, dan Dimensi Pemusatan. Dia menjelaskan bahwa keseimbangan antara otak kiri dan otak kanan sangat relevan dengan kemampuan public speaking. Oleh karena itu, pengetahuan tentang Dimensi Lateralitas dianggap penting dan diadopsi dalam bukunya.

Menurutnya, salah satu hambatan utama yang dialami ketika berbicara di hadapan publik adalah kurangnya rasa percaya diri, yang sering kali disebabkan oleh perbandingan dengan orang lain. Selamet menekankan pentingnya menjadi diri sendiri dan memiliki keyakinan dalam diri sendiri.

“Buku ini memberi solusi akan tiga aspek itu yakni meningkatkan percaya diri, penguasaan materi dan penguasaan diri,” tegasnya.

Public Speaking
Buku Gerakan Dimensi Lateralitas Brain Gym Untuk Meningkatkan Percaya Diri Dalam Public Speaking (Panduan Pemula Penguasaan Materi & Penguasaan Diri).

Selain itu, buku ini juga memperhatikan berbagai tipe pembelajar, baik visual maupun kinestetik. Dengan menggunakan gerakan dari Dimensi Lateralitas Brain Gym, pembaca diajak untuk lebih rileks dan nyaman saat berbicara di depan publik.

Selamet menyoroti poin penting dalam public speaking, bahwa tidak ada penonton yang tidak tertarik, tetapi mungkin ada penyajian materi yang kurang menarik. Ia juga mengingatkan tentang pentingnya persiapan sebelum tampil di atas panggung.

“Selling poin dari buku ini sebagai buku panduan Public Speaking bagi pemula dengan memfasilitasi penguasaan materi dan penguasaan diri,” terang Selamet.

Dirinya menilai, dengan pengalaman dan sertifikasi yang dimilikinya, Selamet pun percaya bahwa bukunya dapat memberikan kontribusi dalam mengatasi hambatan-hambatan yang sering dialami oleh pembicara publik. Melalui penelitian yang dilakukan dengan pegawai dari berbagai instansi, ia menemukan bahwa Gerakan Dimensi Lateralitas Brain Gym dapat meningkatkan percaya diri dalam public speaking.

Dengan dukungan dari tokoh-tokoh berkompeten, Selamet berharap bukunya dapat menjadi solusi bagi mereka yang menghadapi kesulitan dalam berbicara di depan umum.

Bahkan dirinya juga siap menjadi narasumber dalam seminar atau kelas public speaking bagi mereka yang membutuhkan, dengan keyakinan bahwa komunikasi yang efektif dapat dipelajari melalui pendekatan yang tepat.

“Karena 70 persen manusia itu berkomunikasi. Nah, bagaimana komunikasi yang efektif dan audience tertarik karena penyajian materi yang menarik. Gunakan rumus Sentuh, Gugah dan Ubah,” tandasnya. (red)

 

spot_img

Yuk Baca Juga

spot_img

Berita Terkait