AKSELERASI – UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Bontang terus berupaya memberikan pelatihan berbasis kompetensi kepada masyarakat. Kepala Seksi Penyelenggara Pelatihan BLKI Bontang, Suhandayadi mengatakan selama dua tahun terakhir pihaknya cukup kesulitan untuk memenuhi jumlah peserta dalam setiap kelas.
Apalagi ketentuan dari pemerintah pusat sudah diatur bahwa setiap kelas itu wajib 16 peserta dan tidak boleh kurang maupun lebih. “Kemarin itu di 2021 dan 2022 masa yang cukup sulit memenuhi kuota peserta apalagi lokasi yang terbilang jauh. Tapi di 2023 ini alhamdulillah peminatnya sudah lumayan,” jelasnya saat ditemui beberapa waktu lalu.
Untuk saat ini, Suhandi bilang masyarakat harus diberi pemahaman lebih jauh tentang BLKI lantaran masih banyak yang tidak mengetahui soal fungsi dan tugas dari BLKI. Padahal tujuan diadakannya pelatihan kerja ini salah satunya ialah untuk menguraangi angka pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kebanyakan orang yang mau ikut pelatihan kerja itu karena memikirkan uang saku saja. Mulai sekarang mindset seperti itu harus diubah, karena pelatihan kerja itu manfaatnya sangat banyak, terutama dalam menambah wawasan dan keterampilan kerja,” pungkasnya. (lia/adv)




