AKSELERASI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan komitmennya mendukung Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim. Hal ini tak lepas dari prestasi SKOI Kaltim di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2023 dan Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON).
Kepala Disdikbud Kaltim, Muhammad Kurniawan, mengaku sangat mengapresiasi kinerja SKOI Kaltim. Menurutnya, pembinaan SKOI Kaltim harus terus berkelanjutan. Meski secara umum ada 243 sekolah di bawah naungan Disdikbud. Tapi dia memastikan tak akan mengabaikan prestasi di bidang olahraga khususnya di SKOI Kaltim.
“Pemprov (Pemerintah Provinsi, Red.) berkomitmen meningkatkan prestasi anak-anak SKOI Kaltim karena sekolah ini sudah susah payah dibangun untuk menampung anak-anak dengan bakat olahraga,” katanya.
Oleh karena itu, Disdikbud Kaltim terus berupaya untuk meningkatkan sarana dan prasarana di Komplek Stadion Palaran dengan tidak mengenyampingkan peningkatan dalam bidang prestasi. Selain itu, Disdikbud Kaltim juga terus memberikan dukungan untuk SKOI Kaltim mengikuti berbagai turnamen sebagai sarana latih tanding. “Kami juga membantu para lulusan SKOI tanpa mengesampingkan bidang olahraga yang telah ditekuni,” ujarnya.
Meski dengan anggaran yang terbatas, Muhammad Kurniawan menyatakan, Disdikbud Kaltim selalu mengupayakan apa yang menjadi kebutuhan SKOI Kaltim. Di luar itu, jelasnya, Disdikbud Kalltim juga telah mewacanakan bekerja sama dengan perguruan tinggi di luar Kaltim yang memiliki fakultas khusus olahraga seperti Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar).
“Dimana nanti akan diusulkan agar lulusan SKOI yang berprestasi bisa tetap melanjutkan pendidikan dengan passion olahraga,” bebernya. “Ini sedang kami bicarakan dengan tim beasiswa Kaltim karena itu menjadi cita-cita saya kedepannya agar atlet yang berprestasi bisa mendapatkan beasiswa,” tandas Muhammad Kurniawan. (fai/adv)




