AKSELERASI – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Ambulansi Komariah menanggapi penilaian masyarakat yang menyebut bahwa DPRD Kaltim seolah tidak memberikan perhatian terhadap persoalan lahan Perumahan Korpri Loa Bakung, Kota Samarinda.
Ini disampaikan Komariah setelah menemui puluhan warga Perumahan Korpri di Gedung E kantor DPRD Kaltim, beberapa waktu lalu.
Komariah, pihaknya justru telah menerima kehadiran puluhan warga yang meminta agar status tanah rumah mereka dari HGB dinaikkan menjadi sertifikat hak milik (SHM).
Dari banyaknya keinginan yang disampaikan warga, DPRD Kaltim, tegas Komariah, tidak akan tutup mata dan sama-sama untuk membantu warga untuk mendapatkan haknya. Namun harus sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami justru menyayangkan anggapan yang menilai seolah DPRD tidak memperhatikan persoalan ini. Buktinya kami memfasilitasi warga perumahan korpri. Karena kita ini kan dari rakyat, ya tentu juga harus bekerja untuk rakyat,” kata Komariah.
Politikus Partai Gerindra ini menyebutkan bahwa, dari hasil pertemuan dengan warga perumahan korpri diputuskan bahwa DPRD bersama Pemprov Kaltim akan membantu memfasilitasi perwakilan warga untuk bertemu dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tujuannya agar mendapatkan jawaban atas keinginan warga.
“Itupun kita yang fasilitasi. Tapi kita akan bersurat dulu ke Kemendagri, karena semuanya kan ada aturannya,” terang Komariah. (Iw/Adv)




