
AKSELERASI, KUTIM – Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah berfokus pada tahapan hilirisasi produk-produk unggulannya, Kakao dan Aren. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbun Kutim, Ii Sumirat, menargetkan produk olahan dari dua komoditas tersebut sudah dapat dipasarkan secara luas pada tahun depan, dengan menggandeng jaringan perhotelan besar.
Ii Sumirat mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama strategis dengan dua hotel ternama di Samarinda, yaitu Aston dan Mercure.
“Saya pengennya tahun depan sudah kita punya produk Kakao dan Aren yang sudah bisa kita jual,” kata Ii Sumirat.
“Di tahun ini juga sudah bekerja sama di beberapa hotel di Samarinda, Aston dan Mercure. Sudah tinggal menunggu untuk menjual produk kita di sana,” tambahnya.
Meski pintu pemasaran sudah terbuka, Ii Sumirat mengakui bahwa kendala utama saat ini adalah kesiapan produk, baik dari segi kualitas rasa maupun ketersediaan bahan baku.
Fokus Disbun saat ini adalah membenahi aspek kualitas, packaging, dan cita rasa produk. Hal ini diwujudkan melalui program pelatihan dan magang.
“Fokusnya tadi, packaging, terus itu cita rasa. Makanya saya bilang tadi, pelatihan magang itu supaya coklatnya ini rasanya itu sudah pas, baru kita jual,” jelasnya.
Menariknya, Ii Sumirat menyebutkan bahwa Hotel Aston bahkan sudah menyatakan kesediaan untuk membeli, namun pihaknya belum bisa memenuhinya.
“Aston itu berani beli, cuman barang kita yang tidak ada, bahan baku kita yang tidak ada. Artinya memang harus di kita dulu dibenahi kan di pertanian, kalau memang sudah rasanya bagus ya nanti kita tinggal jual,” sebutnya.
Kondisi ini menunjukkan besarnya potensi pasar yang siap menyerap produk perkebunan Kutim asalkan standar kualitas dan suplai dapat terpenuhi.(Adv)




