AKSELERASI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur mengajak 55 siswa dan empat guru pendamping dari Sekolah Dasar Negeri 019 Samarinda Ulu untuk mengenal lebih dekat tentang kebencanaan dan peralatan penanggulangan bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Kaltim Agus Tianur mengatakan, kunjungan siswa SD ke kantor BPBD Kaltim pada Selasa (1/11) tersebut bertujuan untuk mengedukasi anak-anak tentang kebencanaan dan pengenalan peralatan penanggulangan bencana.
“Kami berharap anak-anak, guru serta orang tua yang mendampingi dapat menerima wawasan tentang BPBD, mengenal pengetahuan tentang kebencanaan, dari pra bencana, saat bencana, dan pasca bencana,” ujar Agus.
Ia menambahkan, dalam kunjungan tersebut, siswa SD juga mendapatkan kesempatan untuk mencoba beberapa peralatan penanggulangan bencana, seperti plying fox, mini wall climbing, simulasi bencana, dan medical first responders (MFR).
“Kegiatan ini juga sebagai bentuk sosialisasi BPBD kepada masyarakat, khususnya anak-anak, agar mereka tahu apa saja yang dilakukan BPBD dalam menangani bencana. Kami juga ingin menumbuhkan kesadaran dan kesiapsiagaan anak-anak terhadap bencana sejak dini,” tutur Agus.
Menurut Agus, BPBD Kaltim terbuka untuk menerima kunjungan dari berbagai kalangan masyarakat, baik dari sekolah, organisasi kemasyarakatan, maupun instansi pemerintah.
“Kami siap menerima kunjungan dari siapa saja yang ingin belajar tentang kebencanaan dan penanggulangan bencana. Kami juga siap memberikan bimbingan dan pelatihan kepada masyarakat yang berminat,” tutur Agus. (ags/adv)




