AKSELERASI – Setiap tahun pemerintah melaui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Bontang terus memberikan pelatihan kepada masyarakat agar memiliki keterampilan. Namun, dua kejuruan yakni garmen apparel dan processing minim peminat.
“Dua kejuruan itu menjahit, pembuatan kue dan kue serta pengolahan ikan peminatnya sedikit. Mungkin karena ini kan buat ibu-ibu jadi peminatnya kurang,” ungkap Kepala Seksi Pemberdayaan dan Pemasaran BLKI Bontang, Suryani saat ditemui di ruangannya beberapa waktu lalu.
Menurutnya, hal tersebut menjadi kendala lantaran pelatihan tidak berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. “Kalau peserta kurang kan kami tidak bisa memulai pelatihan karena itu sudah menjadi aturan paten dari pusat tidak boleh kurang ataupun lebih dari 16 peserta,” ucapnya.
Try Aji Cahyadi, Monitoring dan Evaluasi BLKI Bontang menambahkan bahwa peserta pelatihan menjahit yang sudah lulus dan mendapat sertifikat bisa magang di LPK Ayulia Center.
“Kemarin itu sudah ada beberapa peserta yang ditarik langsung oleh LPK Ayulia Center waktu mereka dapat tender pembuatan tas dan seragam sekolah gratis. Jadi yang lulus dari sini langsung ikut,” ucapnya. (lia/adv)




